PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden: Nabi Muhammad Melaksanakan Perubahan Maha Besar

leave a comment »

10520

MAULID NABI SAW: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Islamic Center Indonesia, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2009). (haryanto/presidensby.info)

KALAU kita ingin mencontoh dan meneladani Nabi Muhammad Rasulullah SAW, kita harus ihklas tidak boleh hanya berpura-pura. Berpura-pura sabar, berpura-pura tegar, berpura-pura santun dan sebagainya. Mari kita belajar betul memperbaiki kepribadian kita yang jauh dari sempurna ini. Dengan demikian semuanya adalah pemimpin, paling tidak memimpin diri sendiri dan memimpin keluarga
Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis Ta’lim Al Habib Ali Al Habsy di Islamic Center Indonesia Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (26/3). Acara ini dihadiri antara lain Menteri Agama Maftuh Basyuni, Gubernur DKI Fauzi Bowo, dan para Duta Besar negara-negara Islam serta puluhan ribu jamaah.
“Kita mengetahui Rasulullah adalah seorang yang sangat sabar dan tegar menghadapi ujian, tantangan dan cobaan. Seorang yang lembut hati dan baik tutur katanya, santun dan bijak. Beliau tegas dalam menegakkan hukum dan keadilan. Beliau menaburkan kasih saya kepada umat dan sesama. Beliau anti kekerasaan. Beliau memiliki ahlak yang sangat mulia dan tiada tandingannya. Dan apabila beliau mempertahankan kehormatan dengan berperang sebagai jalan, berperang karena harus mempertahankan kehormatan, kedaulatan dan harga diri umat Islam yang beliau pimpin,” ujar SBY.
“Rasulullah adalah pemimpin besar, pemimpin agung. Bukan hanya bagi bangsa Arab, tetapi juga bagi umat sedunia. Sejarah mencatat, beliau melaksanakan perubahan maha besar. Beliau memimpin umat dan berhasil membangun peradaban Islam dengan mengubah dari jaman kegelapan menjadi jaman yang ditaburi cahaya iman. Beliau juga mampu membangun bangsa da negara yang sekarang disebut nation building dan state building,” lanjutnya.
“Beliau memimpin dengan memahami dan menyikapi bahwa perubahan yang harus dilaksanakan itu mesti dilaksanakan secara bertahap, tetapi berlanjut dan tidak pernah berhenti. Beliau tidak melaksanakan perubahan yang radikal. Rasulullah dalam melakukan perubahan pandai menjaga keseimbangan. Karena seimbang maka negaranya stabil, dan mengajak serta melibatkan semua untuk membangun masa depan yang baik. Beliau memilih jalan tengah dan tidak menyukai kekerasan dalam mencapai tujuan,” ujar SBY. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 26, 2009 at 3:53 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: