PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden: Perlu Aktualisasi Pemaknaan Sejarah Hubungan RI-Malaysia

leave a comment »

10468DIALOG ANTARBANGSA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Malaysia Abdullah Badawi menghadiri pembukaan dialog `Membangkitkan Memori Kolektif Kesejahteraan Antarbangsa` di Istana Negara, Selasa (17/3/2009). (cahyo/presidensby.info)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi menghadiri pembukaan Dialog “Membangkitkan Memori Kolektif Kesejahteraan Antarbangsa” di Istana Negara, Selasa (17/3). Dalam acara ini Ketua Eminent Person Group (EPG) kedua negara menyerahkan dokumen rekomendasi. Presiden SBY menerimanya dari Try Sutrisno, Ketua EPG Indonesia, sedangkan PM Badawi dari Tun Musa Hitam.
Try Sutrisno dalam sambutannya, antara lain, mengatakan bahwa hubungan Indonesia – Malaysia diliputi hubungan emosional yang sangat dalam dan amat kuat. “Jika kesadaran akan ikatan kekerabatan yang istimewa antara keduanya digugah dan diberdayakan dalam sinergi, maka akan tercipta satu kekuatan baru yang berguna antara kedua bangsa,” kata Try.
“Karena itulah, suatu sosialisasi pemaknaan sejarah yang aktual perlu disampaikan kepada generasi muda kedua bangsa melalui sebuah dialog yang melibatkan sejarawan, budayawan, pakar ilmuan berbagai disiplin ilmu dari kedua negara perlu dilaksanakan secara rutin. Hal ini sangat berguna untuk menjembatani pemahaman kesejarahan generasi muda kedua bangsa,” Try menjelaskan.
Sementara itu, Tun Musa Hitam menegaskan bahwa kedua negara harus menerima beberapa kenyataan di dalam hubungan selama ini. “Pertama, suka atau tidak, dalam hubungan kedua negara terdapat isu-isu yang tidak dapat dihindari dalam berbagai hal. Kedua, kedua negara dari segi masyarakat, sistem politik, dan perdagangan menganut keterbukaan atau demokrasi. Sehingga kedua negara harus dengan bijak mengatasi permasalahan tersebut,” ujar Tun Musa Hitam
”Saya berharap rekomendasi yang sudah dibuat dapat diteliti oleh keduabelah pihak. Yang lebih penting, laporan ini harus ditindaklanjuti. Jangan setelah menerima laporan kemudian disimpan saja. Insya Allah dari pihak Malaysia akan menindaklanjuti rekomendasi ini dan saya yakin dari pihak Indonesia juga pasti akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” Musa Hitam menambahkan.
Di akhir acara, Presiden SBY secara resmi membuka dialog “Membangkitkan Memori Kolektif Kesejarahan Antarbangsa” yang dialksanakan di Hotel Borobudur pada tanggal 17-18 Maret 2009. Hadir dalam acara ini, antara lain, Menko Polhukkam Widodo AS, Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menbudpar Jero Wacik, dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 18, 2009 at 2:25 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: