PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden Minta Pengusaha Cegah PHK

leave a comment »

10412

SIDANG HIPMI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memukul gong untuk membuka Sidang Dewan Pleno HIPMI, di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (10/3/2009). (edityawarman/presidensby.info)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan para pengusaha untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam krisis keuangan ini dengan mengurangi pendapatannya.
“Komitmen Hipmi cegah PHK itu bagus, kalau tidak bisa menghindari (untuk PHK) coba datang dulu ke menteri terkait untuk dicarikan solusi,” kata Presiden saat membuka sidang dewan pleno I Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Selasa (10/3).
Sebelumnya, Ketua Umum Hipmi Erwin Aksa mengatakan akan berusaha membantu pemerintah untuk mengatasi krisis antara lain dengan mencegah PHK.
Menurut Presiden, dalam kondisi krisis keuangan seperti sekarang penting sekali upaya untuk berbagi antara lain dengan mengurangi keuntungan para pengusaha agar pekerja tetap mendapat pekerjaan.
“Kalau pemerintah akan berkurang penerimaannya, keuntungan pengusaha tentu juga akan sedikit berkurang. Tetap mudah-mudahan kalau krisis sudah lewat itu semua akan terbayarkan,” katanya.
Menurut Presiden, dalam menghadapi krisis keuangan ini diperlukan kebersamaan yang lebih erat antara pemerintah, sektor usaha dan perbankan untuk mengurangi dampak krisis.
“Sinergi sangat penting untuk hadapi masalah-masalah ekonomi. Kemandirian juga menjadi agenda penting untuk terus dibangun dengan memetik pelajaran dari krisis ini dan mencari peluang baru membentuk arsitektur ekonomi Indonesia yang baru,” katanya.
Dijelaskan Presiden, desain strategi perekonomian nasional yang baru perlu fokus pada penguatan ekonomi domestik termasuk memperbesar pasar domestik. “Agar kita tidak menggantungkan dari ekspor, sehingga ketika terjadi resesi global pasar kita tidak jatuh,” katanya.
Ketua Umum Hipmi Erwin Aksa dalam sambutannya mengatakan Hipmi bertekad membantu pemerintah mengatasi krisis keuangan dan pelaksanaan Pemilu yang akan datang.
Menurutnya, kemandirian ekonomi penting bagi Indonesia untuk bisa lepas dari dampak krisis keuangan global. Untuk itu, sebaiknya perekonomian nasional dibangun dengan pondasi sektor riil dan bukan dari sektor keuangan.
Hipmi, lanjutnya juga tidak akan meminta bantuan yang berlebihan pada pemerintah dan hanya mengharapkan dukungan dengan pemberantasan pungli, pembukaan akses pasar yang memadai dan terjangkau, dan penurunan suku bunga bank. “Kami juga mengharapkan agar stimulus fiskal bisa dipercepat agar pengusaha tidak semakin terpuruk,” katanya. Hadir dalam acara itu Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Ketua Kadin Indonesia MS Hidayat, Ketua DPR RI Agung Laksono, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wibowo dan Ketua BPKM M Lutfi. (Antara)

Written by sbyinfo

March 11, 2009 at 3:43 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: