PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden Minta Indonesia Sumbang Ketahanan Pangan ASEAN

leave a comment »

AGRINEX EXPO

AGRINEX EXPO: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2 kanan) dan Ibu Negara, Ani Yudhoyono (kanan) mengunjungi salah satu stand pameran yang mnyediakan produk madu lebah asli seusai membuka secara resmi Agrinex Expo di Balai Sidang, Jakarta, Rabu (11/3/2009). (Antara)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono meminta Indonesia untuk menyumbang dalam program “Asean Food Security” yang telah disepakati oleh negara-negara Asean.
Dalam pidatonya pada pembukaan “Agribusiness Indonesia Expo 2009” di Jakarta Convention Center, Rabu (11/3), Presiden meminta agar Indonesia menyamai kesuksesan Thailand, Vietnam, dan Kamboja yang terkenal sebagai lumbung padi di kawasan Asia Tenggara.
“Kita buktikan tidak hanya Vietnam, Thailand, dan Kamboja yang menyumbang, kita buktikan Indonesia juga bisa berkontribusi dalam `Asean Food Security`,” ujar Presiden.
Kepala negara juga mengajak para pengusaha yang bergerak di bidang pertanian dan agribisnis untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan sejenis di negara-negara Asean.
Pada KTT Asean ke-14 di Hua Hin, Thailand, akhir Februari, para pemimpin sepuluh negara Asean menyepakati kerjasama “Asean Food Security” untuk menjamin ketahanan pangan di kawasan Asia Tenggara.
Dengan adanya kerangka kerja sama itu, setiap negara anggota Asean diimbau menjaga ketahanan pangan di kawasan dan melibatkan kerjasama pihak swasta untuk penelitian serta pengembangan usaha pertanian.
Di sela-sela pidatonya, Presiden sempat memberi tepuk tangan untuk Departemen Pertanian yang berhasil menciptakan swasembada beras pada 2008. Menurut Presiden, swasembada itu bukan hadiah dari langit melainkan dari kerja keras pemerintah yang telah mengalokasikan anggaran tepat dan berbagai pihak yang telah mendukung kebijakan pemerintah.
Setelah swasembada beras diraih pada 2009, Presiden menyebutkan target yang dikejar pemerintah adalah swasembada gula pada 2009, daging sapi pada 2010, dan kedelai pada 2011. “Karena itulah kita bangun tahapan satu `roadmap` agar semua itu tercapai,” ujar Presiden.
Menurut Presiden, pemerintah serius memajukan sektor pertanian demi tercapainya ketahanan pangan dan peningkatan nilai tukar petani. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah selain menaikkan alokasi anggaran subsidi benih dan pupuk pada 2009, kata Presiden, adalah mengalokasikan setengah dari anggaran dan stimulus infrastruktur untuk proyek pertanian.
Menurut Presiden, dari Rp35 triliun anggaran Departemen Pekerjaan Umum yang dialokasikan untuk infrastruktur, setengahnya adalah untuk membangun infrastruktur irigasi dan sarana pertanian lainnya. (Antara)

Written by sbyinfo

March 11, 2009 at 12:03 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: