PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden Berharap Indonesia Jadi Pusat Keuangan Syariah

leave a comment »

10367

KONFERENSI WIEF KE-5: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono foto bersama dengan para peserta World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-5 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (2/3/2009). (abror/presidensby.info)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan Indonesia bisa menjadi pusat keuangan Syariah pada masa mendatang. “Kami mengundang investor untuk masuk di sektor ini,” kata Presiden, Senin (2/3) pagi, dalam sambutannya saat membuka World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-5 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Acara yang bertema `Food and Energy Security & Stemming The Tide of Global Financial Crisis` ini dihadiri sekitar 1.500 peserta dari kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Perbankan syariah dinilai dapat menjadi harapan di tengah krisis ekonomi global saat ini. Pasalnya, saat ini perbankan Islam tidak terpengaruh terhadap krisis yang tengah berlangsung. “Perbankan Islam harus mengambil posisi terdepan karena tidak terpengaruh krisis,” Presiden SBY menambahkan.
Saat ini, lanjut Presiden SBY, banyak negara Barat yang siap menerima perbankan syariah karena bank berlandaskan nilai-nilai syariah ini tidak memasukkan aset berbahaya dalam investasi dan tidak ada risiko. “Di Barat, bank syariah harus menjadi misionaris karena negara Barat mulai menerima bank syariah,” ujar SBY.
Sementara itu, industri perbankan syariah tumbuh dari tahun ke tahun. Bahkan, sukuk ritel yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia banyak diterima investor. Presiden SBY berharap Indonesia bisa menjadi pusat keuangan syariah pada masa mendatang.
Selain itu, Pesiden SBY juga mengatakan saat ini dunia tengah dilanda krisis ekonomi dimana pertumbuhan menunjukkan penurunan, industri juga menurun, kekayaan menurun dan sejumlah modal mulai pergi. Amerika Serikat juga sudah mengalami resesi. “Kita dibombardir oleh zaman yang mengerikan. Ada kemungkinan kondisi ini akan memburuk lagi. Ini terjadi dimana-mana dan berdampak pada semua orang termasuk masyarakat Islam,” kata Presiden.
”Muslim menduduki seperlima penduduk dunia, tapi hanya 7 persen produksinya berperan di dunia. Dari 50 negara, sekitar 22 negara muslim belum berkembang dan mempunyai utang. Meski demikian, negara muslim tidak terlalu terkena dampak dari krisis. Perbankan muslim juga tidak berdampak seperti dunia Barat. Kondisi perbankan Muslim juga bagus,” SBY memaparkan. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 3, 2009 at 8:27 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: