PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Archive for March 2009

Presiden: BLT Bukan Program Karena akan Pemilu

leave a comment »

PROGRAM pro rakyat baik itu BLT (Bantuan Langsung Tunai) maupun program pro rakyat lainnya, bukan dilakukan karena mendekati Pemilu 2009. “Program ini suatu kebijakan yang kita sudah olah masak-masak, bagaimana membantu rakyat yang sedang mengalami kesulitan, utamanya pasca kenaikan harga BBM. BLT ini pernah kita jalankan tahun 2005, 2006, kita jalankan lagi tahunn 2008, dan dua bulan untuk tahun 2009,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada wartawan di Hotel Grand Angkasa Medan, Sumatera Utara, Sabtu (28/3).
“Jadi ini bukan program karena mau pemilu legislatif, tapi program yang sudah berjalan selama ini. Beberapa negara lain yang mengalami kesulitan karena krisis ekonomi juga menjalankan program seperti ini , termasuk negara-negara maju. Jadi program ini tidak unik dan khas Indonesia saja,” kata SBY.
“Dan sekarang karena sudah menjadi isu politik, dan saya tahu ada pihak-pihak yang tadinya sangat menentang, sangat mengecam program BLT ini, sekarang tiba-tiba mendukung. Saya berterimah kasih, karena berarti rakyat mendapatkan tekad dari semua untuk betul-betul mendukung program-program yang pro rakyat itu. Saya senang dari siapapun dan tujuan kami juga , dengan harapan yang tulus, yang sungguh-sungguh atas dukungannya itu. Karena jangan ada pemilu, lantas ada posisi-posisi baru yang boleh jadi kalau kita biarkan, bisa membingungkan rakyat. Tapi kesimpulannya, saya senang. Allhamdulillah kalau semua pihak mendukung program pro rakyat termasuk program BLT yang berlangsung dua bulan ini,” tambah SBY.
“Saya berharap juga, resesi tidak berkepanjangan dan ekonomi kita bisa kita jaga, sehingga tidak perlu memberikan BLT yang diluar kepatutannya. Tapi ingat, BLT atau program-program ini kita yakini adalah program yang benar, yang diolah secara masak, dan harapan saya, bisa disukseskan di lapangan,” kata SBY. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 29, 2009 at 4:43 pm

Posted in Uncategorized

Presiden: Aneh Presiden dan Wapres tak Boleh Kampanye

leave a comment »

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, aneh kalau ada elite politik yang berpendapat presiden dan wakil presiden tidak boleh melakukan kampanye politik selama masa kampanye pemilu legislatif.
“Undang-undang telah mengatur bahwa para pejabat negara seperti presiden, wakil presiden, menteri, para gubernur, walikota serta bupati boleh berkampanye. Tidak dilarang,” kata Presiden di Medan, Sabtu (28/3) ketika mengadakan jumpa pers mendadak usai berkampanye selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara.
Presiden menegaskan, sekalipun dirinya melakukan kampanye, tetapi tetap melaksanakan tugas sehari-hari. Masalah ini dikemukakan Yudhoyono karena ada elite politik yang melontarkan pendapat bahwa sebaiknya presiden dan wakil presiden tidak usah berkampanye.
Presiden mengatakan, sekalipun dirinya dan Wapres Jusuf Kalla berkampanye bagi partai masing-masing tetapi tetap menjalankan tugas kenegaraan sehingga tidak ada tugas atau kewajiban yang terbengkalai. Dia memberi contoh bahwa dirinya dan Wapers Jusuf Kalla tidak pernah berkampanye pada hari yang bersamaan. “Dengan demikian tidak ada tugas yang terbengkalai,” katanya.
Presiden juga mengajak DPR untuk tetap bersungguh-sungguh membahas RUU seperti RUU tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Saya harapkan DPR, sekalipun masih dalam masa kampanye untuk tetap menyediakan waktu untuk membahas RUU Pengadilan Tipikor,” kata Presiden.
“Saya yakin pemerintah dan DPR harus `all out`,” kata Presiden yang dalam kesempatan itu juga menyinggung masalah musibah banjir di Situ Gintung, Tangerang Selatan.
Kepala Negara menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah karena pemerintah setempat akan menyalurkan bantuan kepada para korban. Dalam jumpa pers ini, Presiden juga mengatakan, dirinya akan menghadiri KTT G-20 di London (Inggris) dan akan hadir pada 31 Maret hingga 2 April 2009. Pada Sabtu pagi PM Thailand Abhisit Vejjavija telah menelpon Yudhoyono untuk melakukan koordinasi guna menyukseskan pertemuan tersebut.
Sementara itu, Yudhyono mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sebuah partai politik yang selama ini menentang pemberian Batuan Langsung Tunai (BLT) bagi rakyat miskin, namun sekarang memberi dukungan kepada program ini. “Saya berterima kasih kepada parpol tersebut karena selama ini mengecam, tetapi sekarang mendukung program ini. Saya senang dengan situasi ini,” kata Presiden. (Antara)

Written by sbyinfo

March 29, 2009 at 4:40 pm

Posted in Uncategorized

Presiden: Program Pro Rakyat Tetap Diteruskan

leave a comment »

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegaskan pemerintahannya tetap akan melanjutkan program-program pro rakyat seperti BLT dan bukan karena terkait pemilu.
“Program seperti BLT ini tidak hanya dilakukan Indonesia yang negara berkembang, tetapi juga di negara-negara maju,” katanya dalam keterangan pers usai kampanye terbuka di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (28/3).
Presiden menegaskan, program BLT sudah dilaksanakan sejak tahun 2005-2006 dan dilanjutkan pada 2008 dan 2009. “BLT bukan untuk kepentingan politik, seperti yang kini dijadikan isu politik menjelang pemilu,” katanya.
Presiden Yudhoyono mengaku berharap resesi ekonomi yang melanda dunia cepat berlalu, sehingga perekonomian Indonesia juga cepat pulih. Sebelumnya, dalam orasinya pada kampanye terbuka di Lapangan Merdeka, Presiden Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menegaskan, program prorakyat bukan hanya BLT, tapi juga raskin dan program PNPM Mandiri.
“Program prorakyat harus tetap dijalankan dan Partai Demokrat tetap komit dengan program yang menyangkut kepentingan rakyat, sehingga partai itu harus dipilih rakyat dalam pemilu tahun ini,” katanya di hadapan massa yang terdiri atas puluhan ribu kader dan simpatisan partai itu. (Antara)

Written by sbyinfo

March 29, 2009 at 4:37 pm

Posted in Uncategorized

Presiden Instruksikan Situ Gintung Dibangun Kembali

leave a comment »

TINJAU TANGGUL JEBOL

BANGUN KEMBALI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2 kanan) dan Wapres Jusuf Kalla meninjau lokasi jebolnya tanggul Situ Gintung di kawasan Cireundeu, Tangerang, Banten, Jumat (27/3/2009). (Antara)

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar bendungan Situ Gintung yang jebol dibangun kembali. Instruksi itu disampaikan Presiden ketika meninjau bendungan Situ Gintung, Ciputat, Tangerang, Jumat (27/3).
“Bendungan yang jebol ini akan dibangun kembali. Kita bikinkan kembali konstruksinya, dengan demikian harapan kita tidak mengkhawatirkan,” kata Presiden yang memberikan keterangan pers di tepi tanggul yang jebol.
Sebelum berkeliling meninjau lokasi bendungan, Presiden Yudhoyono terlebih dahulu mendengarkan laporan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sudah tiba lebih dulu dan menggelar rapat koordinasi dengan Menko Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Selain memerintahkan pembangunan kembali bendungan dengan kualitas konstruksi yang baik, Presiden Yudhoyono menegaskan pemerintah akan membantu korban untuk membangun kembali rumah mereka. “Warga yang mengalami kerusakan rumah seperti biasa pemerintah akan membantu membangun kembali sesuai dengan aturan yang ada,” tuturnya.
Presiden berharap kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani bencana bendungan Situ Gintung, sehingga sistem tanggap darurat bencana dapat berjalan secara baik.
“Sejak awal sistem kita telah bekerja. Sebelum saya datang, Wapres, Menko Kesra, dan lainnya, semua telah di sini melaksanakan fungsi dan tugasnya dalam kegiatan tanggap darurat,” katanya.
Presiden dalam keterangannya mengingatkan agar penanganan bencana saat ini mengutamakan evakuasi korban dan pembersihan lokasi dengan peralatan yang cukup canggih. Presiden juga mengingatkan agar perhatian diberikan kepada para pengungsi, termasuk ketersediaan makanan dan air bersih yang cukup.
Saat ini, sudah 49 korban ditemukan akibat jebolnya bendungan Situ Gintung dan sudah 47 korban yang teridentifikasi. Presiden Yuhdoyono berada di lokasi bencana sekitar 45 menit. Sekitar pukul 13.15, Presiden yang didampingi Ibu Ani meninggalkan bendungan Situ Gintung dan langsung menuju Serang, Provinsi Banten, untuk meneruskan agenda kampanye Partai Demokrat. (Antara)

Written by sbyinfo

March 27, 2009 at 4:33 pm

Posted in Uncategorized

Presiden: Sistem Berjalan, Tanggap Darurat Sudah Dilaksanakan

leave a comment »

10533

TINJAU MUSIBAH TANGGUL JEBOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres JK melakukan peninjauan ke tempat musibah jebolnya tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Banten, Jumat (27/3) siang. (abror/presidensby.info)

ATAS nama negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban bencana jebolnya tanggul Situ Gintung di Cirendeu, Provinsi Banten. Saat sejenak berada di Rest Area Tol Cikampek Km 62, Jumat (27/3) siang, Presiden mengatakan, semoga arwah mereka yang meninggal akibat musibah yang terjadi Jumat dini hari itu diterima di sisi Allah.
“Itu yang pertama. Yang kedua, sistem telah berjalan. Tadi saya berkomunikasi dengan Wakil Presiden, beliau sudah berada di lokasi. Menko Kesra sudah di lokasi, memastikan tanggap darurat dilaksanakan. Disamping itu, saya menelpon Menkes dan Mensos untuk melakukan apa saja untuk menyelamatkan saudara-saudara kita,” lanjutnya.
Meski sistem sudah bekerja, Presiden SBY tetap melakukan break sebentar dari cuti kampanye. “Saya melihat langsung ke lokasi dalam kapasitas saya sebagai Presiden RI. Setelah itu, saya berikan arahan pada jajaran terkait, Pemda, dan memastikan langkah tanggap darurat dilaksanakan. Kemudian saya lanjutkan kampanye saya,” SBY menjelaskan.
Di lokasi musibah, Presiden SBY menyaksikan kegiatan tanggap darurat. “Dan saya langsung melihat di sini serta mendengar laporan dari Wapres dan menteri-menteri lainnya. Ini betul-betul musibah. Suatu tekanan air yang tidak terduga-duga karena tingginya air di waduk ini, sehingga kedepan, sistem tanggap darurat berjalan termasuk bagi keluarga yang mengalami kerusakan rumah dan sebagainya,” terang SBY usai meninjau.
“Seperti biasa pemerintah akan membangun kembali sesuai aturan yang ada. Bantuan dari Dinas Sosial akan diberikan diluar itu. Ketiga, sekarang yang kita utamakan adalah perawatan yang sakit, dan penanganan bagi mereka yang di pengungsian, seperti makanan, minuman, air bersih, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Menurut Presiden, bendungan yang jebol ini akan dibangun kembali. “Kita pikirkan kembali konstruksinya. Dengan demikian, harapan kita, tidak mengkhawatirkan. Yang lainnya, sistem berfungsi dan perlu langkah bersama pemerintah pusat dan daerah. Dengan demikian pemeliharaan kedepan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik, sehingga pemerintah pusat tinggal memelihara dan merawatnya. Yang jelas pemerintah mengemban tugas sesuai UU dan aturan yang berlaku,” kata Presiden. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 27, 2009 at 1:56 pm

Posted in Uncategorized

Presiden: Nabi Muhammad Melaksanakan Perubahan Maha Besar

leave a comment »

10520

MAULID NABI SAW: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Islamic Center Indonesia, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2009). (haryanto/presidensby.info)

KALAU kita ingin mencontoh dan meneladani Nabi Muhammad Rasulullah SAW, kita harus ihklas tidak boleh hanya berpura-pura. Berpura-pura sabar, berpura-pura tegar, berpura-pura santun dan sebagainya. Mari kita belajar betul memperbaiki kepribadian kita yang jauh dari sempurna ini. Dengan demikian semuanya adalah pemimpin, paling tidak memimpin diri sendiri dan memimpin keluarga
Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis Ta’lim Al Habib Ali Al Habsy di Islamic Center Indonesia Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (26/3). Acara ini dihadiri antara lain Menteri Agama Maftuh Basyuni, Gubernur DKI Fauzi Bowo, dan para Duta Besar negara-negara Islam serta puluhan ribu jamaah.
“Kita mengetahui Rasulullah adalah seorang yang sangat sabar dan tegar menghadapi ujian, tantangan dan cobaan. Seorang yang lembut hati dan baik tutur katanya, santun dan bijak. Beliau tegas dalam menegakkan hukum dan keadilan. Beliau menaburkan kasih saya kepada umat dan sesama. Beliau anti kekerasaan. Beliau memiliki ahlak yang sangat mulia dan tiada tandingannya. Dan apabila beliau mempertahankan kehormatan dengan berperang sebagai jalan, berperang karena harus mempertahankan kehormatan, kedaulatan dan harga diri umat Islam yang beliau pimpin,” ujar SBY.
“Rasulullah adalah pemimpin besar, pemimpin agung. Bukan hanya bagi bangsa Arab, tetapi juga bagi umat sedunia. Sejarah mencatat, beliau melaksanakan perubahan maha besar. Beliau memimpin umat dan berhasil membangun peradaban Islam dengan mengubah dari jaman kegelapan menjadi jaman yang ditaburi cahaya iman. Beliau juga mampu membangun bangsa da negara yang sekarang disebut nation building dan state building,” lanjutnya.
“Beliau memimpin dengan memahami dan menyikapi bahwa perubahan yang harus dilaksanakan itu mesti dilaksanakan secara bertahap, tetapi berlanjut dan tidak pernah berhenti. Beliau tidak melaksanakan perubahan yang radikal. Rasulullah dalam melakukan perubahan pandai menjaga keseimbangan. Karena seimbang maka negaranya stabil, dan mengajak serta melibatkan semua untuk membangun masa depan yang baik. Beliau memilih jalan tengah dan tidak menyukai kekerasan dalam mencapai tujuan,” ujar SBY. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 26, 2009 at 3:53 pm

Posted in Uncategorized

Presiden Bahas Persiapan untuk Menghadiri KTT G-20 di London Awal April

leave a comment »

MENKO Perekonomian Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Boediono Kamis (25/3) sore, bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara untuk membahas persiapan keberangkatan Presiden SBY yang akan menghadiri KTT G-20 di London awal bulan depan. Selain itu, kepada Presiden Sri Mulyani dan Boediono juga melaporkan hasil-hasil setelah menghadiri KTT G-20 di tingkat menteri.
“Apa isu-isu yang dibahas masing-masing negara, perkembangan ekonomi dunia terkini, reaksi dari ekonomi dunia dan bagaimana sikap Indonesia, serta apa yang akan disampaikan di sana, didiskusikan secara baik dalam pertemuan kami dengan Presiden tadi,” jelas Sri Mulyani kepada wartawan, didampingi Gubernur BI.
Kepada Presiden SBY, disampaikan juga mengenai upaya-upaya untuk menjaga perekonomian dalam menghadapi krisis ekonomi global yang masih berlangsung. “Upaya yang sedang kita rintis dengan Jepang, China dan berbagai negara agar bisa memberikan lebih banyak pertahanan bagi perekonomian kita di dalam mengantisipasi kemungkinan lamanya krisis global ini, karena banyak yang mengatakan krisis ini akan berlanjut sampai 2010. Jadi berbagai upaya-upaya bilateral kita lakukan, baik itu pada tataran APBN, budget, maupun pada sisi kebijakan dan pengelolaan moneter dan neraca pembayaran,” jelas Sri Mulyani.
Sementara itu, Gubernur BI Boediono menyampaikan kepada SBY mengenai berbagai perkembangan terakhir dari sektor moneter dan perbankan. “Agar beliau mendapatkan gambaran yang utuh nanti dalam pertemuan G20. Kita sampaikan semua perkembangan terakhir dan kemudian kita bicara juga masalah swap dan sebagainya, beliau ingin dengar dari kami detilnya bagaimana,” jelas Boediono.
Sementara itu, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Global Support Fund yang disampaikan oleh Presiden SBY dalam pidatonya bulan November pada tingkat Working Group IV, sudah disetujui. “Mengenai adanya suatu dukungan tambahan dari bank-bank pembangunan regional dan bank dunia untuk menambah jumlah support kepada negara berkembang dan income rendah dalam bentuk pinjaman-pinjaman lunak. Angkanya antara 100-120 milyar dolar AS,” kata Sri Mulyani.
“Namanya tentu saja tidak disebut global support fund, tapi adalah tujuannya agar negara-negara maju yang mau melakukan counter cyclicle dengan pembiayaan defisit anggaran melalui lembaga-lembaga tersebut. Yang sudah disampaikan di dalam tingkat Menteri Keuangan, ADB penambahan capitalnya sebanyak 200 persen itu sudah disepakati, kemudian support utuk low income country, emerging country, atau developing country yang diberikan melalui tambahan pinjaman dari bank-bank pembangunan regional dan bank dunia antara 100-120 milyar dolar AS, tambahan dari resource IMF mencapai 500 milyar dolar AS. Artinya, bertambah sekitar 230 milyar dolar AS untuk membantu negara-negara yang menghadapi krisis likuiditas terutama negara-negara Eropa Timur. Kemudian untuk lembaga pembangunan di Afrika maupun inter Amerika masih akan dibicarakan lebih lanjut,” lanjut Menkeu. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

March 26, 2009 at 10:06 am

Posted in Uncategorized