PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden: Kalau Ada Yang Menyatakan Kita Makin Mundur, Itu Pernyataan Yang Tidak Jujur

leave a comment »

KALAU ada yang mengatakan negara kita makin kedepan makin mundur, itu adalah pernyataan yang tidak jujur. Bahwa belum semuanya dicapai, iya ! Kita harus jujur.Tetapi yang pasti adalah ada yang dibangun dan dicapai. Demikian dikatakan Presiden Susilo bambang Yudhoyono pada acara penyerahaan bantuan langsung PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri dan penyerahan KUR tahun 2009 serta peresmian infrastruktur, di Alun-alun Tuban, Jawa Timur, Rabu (18/2).
“Apa sesungguhnya hakekat dari pembangunan itu? Mengapa Indonesia, negara yang kita cintai, sejak era mendiang Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur dan Ibu Mega hingga saya dan nanti presiden berikutnya lagi, terus membangun? Tujuannya adalah agar masyarakat makin sejahtera. Rakyat dinamakan sejahtera apabila makin memiliki kecukupan pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, rasa aman, mendapatkan keadilan dan sebagainya. Itu tujuan pembangunan,” kata SBY.
“Kalau ditanya apa kita sudah sejahtera sekarang ini, apa kita sudah adil makmur, jawabnya tentu belum. Itulah sebabnya kita terus membangun dari masa ke masa. Tapi satu hal saya yakin karena gubernur, bupati, walikota, camat dan kepala desa semuanya bekerja terus-menerus setiap tahun, tidak mungkin tidak ada yang dicapai,” tambahnya.
“Jadi kalau ada yang mengatakan negara kita makin kedepan makin mundur, saya kira itu tidak jujur. Kalau dikatakan begitu kan kasihan, masak tidak dianggap bekerja gubernurnya, bupatinya, walikotanya. Pastilah ada yang dicapai. Bahwa belum semuanya dicapai, iya ! Kita harus jujur. Negara manapun kalau ditanya apa betul-betul sudah adil makmur, ya belum. Itulah mengapa kita terus membangun dari masa ke masa,” kata SBY.
Sebelumnya, Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, sejak dicanangkannya PNPM Mandiri oleh Presiden SBY pada tahun 2007, pembangunan jalan dan jembatan di seluruh Indonesia telah mencapai 52.891 Km, termasuk di desa-desa. Sarana MCK mencapai 30.859 unit, sistem listrik mikro hidro di pedesaan telah mencapai 98 unit, sarana persampahan sudah mencapai 10.436 unit, pemasangan lampu jalan di pedesaan mencapai 5.235 unit. “Seluruhannya itu dilakukan sejak tahun 2007 hingga 2008, pada sekitar 7.200 kecamatan dengan jumlah desa 68 ribu desa,” tambah Aburizal. (presidensby.info)

Written by sbyinfo

February 18, 2009 at 5:50 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: