PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden Perintahkan Bulog Perhatikan Distribusi Raskin

leave a comment »

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan pada Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk benar-benar memperhatikan distribusi beras bagi rakyat miskin (Raskin) tepat waktu dan sasaran.
“Pesan saya agar distribusi raskin betul-betul mengantisipasi perkembangan iklim dan cuaca. Bagi saya ukuran keberhasilannya adalah tidak ada keterlambatan dalam penerimaannya,” kata Presiden usai mendengarkan laporan dan rencana kerja dari Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar di Kantor Pusat Perum Bulog Jakarta, Rabu (4/2)
Untuk pencapaian ketepatan waktu pendistribusian dan penyediaan raskin, Kepala Negara meminta Bulog mengambil sejumlah langkah dan upaya yang diperlukan.
“Misalkan dengan mengoptimalkan model-model titik distribusi atau dengan mengembangkan warung-warung desa silahkan yang penting maikin cepat, mudah dan efesien,” paparnya.
Kepala Negara mengatakan kesiapan beras untuk program raskin, dari laporan Dirut Bulog sejumlah 300.000 ton dengan titik pembagian sejumlah 50.000 titik. “Bila desa-desa di seluruh Indonesia mencapai 80.000 maka artinya setiap dua hingga tiga desa memiliki satu titik distribusi,” ujar Yudhoyono.
Sementara itu terkait kecukupan beras dalam negeri, Presiden mengapresiasi kemampuan Bulog yang mampu menyiapkan stok beras nasional sebanyak 3,2 juta ton beras. “Ini dapat ditingkatkan menjadi 3,8 juta ton pada tahun ini, ini stok yang cukup tinggi dalam 10 tahun terakhir,” tegasnya.
Ia menambahkan pemerintah telah menetapkan tujuh prioritas salah satunya adalah menjaga kecukupan pangan dan energi. “Kita membahas tentang beras, karena negara harus yakin tentang kecukupan pangan, sederhananya apa yang ada di persawahan, pasar dan stok beras nasional harus cukup,” kata Presiden.
Menjawab pertanyaan tentang potensi gangguan target produksi gabah kering dan beras akibat terjadinya sejumlah bencana alam seperti banjir, Presiden mengatakan perkiraan target produksi sudah memperhatikan faktor bencana alam juga. “Prediksi atau ramalan dibuat untuk setiap tahun dan dari faktor yang ada, alam juga sudah diperhitungkan. Kadang memang ada yang diluar perkiraan namun sudah diperhitungkan,” katanya.
Presiden Yudhoyono mengatakan dalam perhitungan tahun lalu pencapaian produksi gabah kering giling dapat mencapai 60 juta ton dan 2009 diharapkan dapat meningkat menjadi 63 juta ton gabah kering giling yang setara dengan 40 juta ton beras. Pemerintah juga, menurut Presiden akan memberikan insentif yang dibutuhkan oleh Bulog termasuk manajemen fee dan juga pemberian uang muka dalam kerangka public service obligation (PSO).
“Saya tidak akan masuk ke wilayah itu, silahkan Dirut Bulog dan para menteri terkait untuk membahasnya. Yang jelas tahun ini tidak mudah dan diperhitungkan eksport kita akan turun sehingga mempengaruhi pendapatan negara,” kata Kepala Negara. Dengan demikian, kata Presiden, pemerintah akan betul-betul mengelola pengeluaran negara namun tetap memberikan insentif pada Bulog agar dapat melaksanakan tugas yang dibebankan oleh negara.
Dalam kunjungan itu Presiden didampingi oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Pertanian Anton Apriyantono dan Meneg BUMN Sofyan Djalil. Presiden mengatakan kunjungan ke Bulog baru diberitahukan beberapa jam sebelumnya karena ia ingin melihat langsung kesiapan Bulog dalam menghadapi rencana kerja 2009 dan laporan kerja 2008 lalu. (Antara)

Written by sbyinfo

February 4, 2009 at 3:34 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: