PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Bekerja dengan Baik, Pilih yang Terbaik, Contreng Baik-baik

Presiden Kunjungi Pura Tirta Empul

leave a comment »

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (23/1) sore tiba di Bali dan mengunjungi Pura Tirta Empul yang terletak tidak jauh dari Istana Tampak Siring. Keterangan kalangan istana di Gianyar, Jumat, menyebutkan, di pura itu Presiden melihat pengembangan kawasan itu sebagai wisata budaya dan sejarah. Presiden tiba di Bali usai melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Sorong dan Manokwari Papua untuk mengikuti beragam kegiatan di wilayah tersebut.
Pura Tirta Empul merupakan situs sejarah yang sampai saat ini masih sering dikunjungi wisatawan. Pura tersebut merupakan  objek wisata unggulan Kabupaten Gianyar, Bali. Letaknya kurang lebih 40 km sebelah utara Kota Denpasar, atau sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Ngurah Rai.
Pura Tirta Empul dibangun pada zaman pemerintahan Raja Masula Masuli yang diketahui dari bunyi lontar Usana Bali. Dalam Prasasti Sading disebutkan, Raja Masula Masuli bertahta di Bali mulai tahun Icaka 1100 atau tahun 1178 M.
Tirta Empul juga merupakan salah satu tirta utama yang digunakan pada setiap upacara keagamaan Hindu Bali. Pura ini terletak di pinggir jalan Tampaksiring-Bangli, suatu area yang tidak sulit untuk dijangkau.
Di sebelah barat Pura Tirta Empul ini, Presiden RI Sukarno mendirikan sebuah Istana Kepresidenan yang dinamakan Istana Presiden Tampaksiring.
Usai meninjau Pura ini, Presiden yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono berisitirahat di Istana Tampak Siring dan pada Sabtu (24/1) pagi mengikuti rapat Institute for Peace and Democracy ((Institut Perdamaian dan Demokrasi) yang dilangsungkan di gedung konferensi Istana Tampak Siring.
Rapat itu merupakan kelanjutan dari peresmian Institute for Peace and Democracy di Universitas Udayana Bali 10 Desember 2008. Lembaga perdamaian pertama di Asia ini dibangun dan dibuka di kampus Bukit Jimbaran berjarak tidak lebih dari enam kilometer dari Nusa Dua Bali. Universitas Udayana (Unud) Bali ditunjuk Departemen Luar Negeri memelopori pembangunan lembaga pembelajaran demokrasi yang bernama Institute for Peace and Democracy.
Lembaga tersebut diharapkan mampu memberikan penelitian perkembangan politik Indonesia hingga luar negeri dan wacana-wacana baru serta tukar pengalaman antarnegara yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun umum. (Antara)

Written by sbyinfo

January 23, 2009 at 3:12 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: